Berita 2009-5

Agustus 2009

PAYANGGA DAN MANGGABAI TERANCAM PUNAH

Sumber: http://:news.id.finroll.com/ 29 August 2009

Gorontalo, 28/8 (Antara/FINROLL News) – Jenis ikan endemik yang ada di danau limboto, yakni Payangga serta Manggabai terancam kelangsungan hidupnya atau mulai punah.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Riset Dan Teknologi Informasi (Balhiristi) Provinsi Gorontalo, Herman Paneo mengatakan bahwa jenis ikan yang merupakan `penghuni asli` danau Limboto, tahun 2009 ini tinggal tersisa beberapa ekor saja.

Dia mengatakan, jenis ikan tersebut tidak bisa bertahan hidup karena kondisi danau yang kian dangkal, serta tingkat pencemarannya sudah level cukup tinggi.

“Karena tempat hidupnya sudah tercemar, maka otomatis populasi ikan tersebut tiap bulan terus berkurang,” Kata Herman, Jumat.

Dia menambahkan, hampir setiap hari ditemukan jenis ikan tersebut mati mengapung di atas permukaan danau.

Berdasarkan hasil penelitian, pencemaran disebabkan limbah mercuri yang berasal dari Daerah Aliran Sungai (DAS), yang umumnya merupakan wilayah pertambangan liar.

“Limbah mercuri yang dibawa oleh aliran sungai kedalam badan danau secara langsung meracuni ikan itu,” Kata Herman.

Dia mengatakan, pihak pemerintah masih mengupayakan penyelamatan jenis ikan ini agar tidak punah, namun prosesnya masih membutuhkan waktu yang cukup lama, mengingat ekosistem danau secara keseluruhan sedang dalam masalah sangat serius.**

September 2009

WAGUB : BATASAN WILAYAH DANAU LIMBOTO HARUS JELAS

Sumber: http://news.id.finroll.com/03 September 2009

Gorontalo, 2/9 (Antara/FINROLL News) – Wakil Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan, bahwa langkah utama yang harus dilakukan untuk menyelamatkan danau Limboto adalah, harus ada kejelasan terhadap batasan wilayahnya. “Kita harus segera menetapkan daerah kawasan danau Limboto,” kata Gusnar, Rabu.

Menurut dia, dengan adanya kejelasan batasan wilayah danau tersebut, maka semakin mempermudah pemerintah untuk mengelola secara maksimal, sebab sudah ada landasan hukum yang kuat. Dia menjelaskan salah satu penyebab terjadinya pengdangkalan serta pengrusakan kawasan danau Limboto, karena banyak warga yang dengan sesuka hatinya mematok areal kawasan, menjadi milik pribadinya.

“Kita harus lestarikan danau limboto, dari oknum tidak bertangung jawab yang dengan seenaknya mematok areal dikawasan tersebut menjadi miliknya,” kata Gusnar.

Dia menegaskan bahwa beberapa waktu lalu pemerintah telah membuat Peraturan Daerah tentang danau Limboto, namun sampai saat ini belum dilaksanakan secara optimal. Kondisi danau Limboto yang menjadi salah satu andalan Provinsi Gorontalo sangat memprihatinkan, selain terjadi pengdangkalan pada areal kolam, juga kawasan tersebut sudah banyak yang diolah warga menjadi perkebunan.

“Saat ini luas danau tidak sesuai dengan data yang ada, sebab banyak yang telah dijadikan kawasan perkebunan oleh rakyat,” kata Gusnar, namun tidak menyebutukan secara rinci luas danau tersebut. Menurut dia, penyelamatan kawasan danau Limboto bukan hanya menjadi tugas pemerintah, namun diperlukan kerjasama dengan masyarakat khsusunya yang ada di kawasan tersebut.

PEREMPUAN PKS TANAM POHON RAYAKAN HARI IBU

Sumber: http://www.lebihcepat.com/22 Desember 2009

Gorontalo – Ratusan perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan penanaman pohon di tepi jalan, untuk merayakan Hari Ibu yang jatuh pada hari Selasa. Aksi bertemakan ?Peduli Lingkungan, Selamatkan Generasi? tersebut dilakukan dengan menanam ratusan pohon di sepanjang tepi jalan menuju danau Limboto, seperti di Kelurahan Pilolodaa, Lekobalo, dan Dembe I Kota Gorontalo.

Penanaman pohon itu dibantu oleh para ibu masjelis taklim dan remaja masjid yang ada di sekitarnya.

” Peduli lingkungan bukan saja domain dari kaum laki-laki dan pemerintah saja, tetapi perempuan juga mampu memberikan konstribusi besar untuk penyelamatan lingkungan ” ujar Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Gorontalo, Lestari, Selasa. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai bentuk kampanye penyelamatan lingkungan dan hemat energi, melalui spanduk dan penyebaran pamphlet yang dilakukan sebelumnya. Lestari menambahkan, di Kabupaten Bone Bolango, kegiatan Program Nasional (Pronas) PKS juga dilaksanakan, seperti pelatihan pembuatan pupuk kompos dan lubang biopori yang diikuti masyarakat setempat serta simpatisan PKS.
Tak hanya itu, menurut Lestari, kegiatan itu merupakan bentuk upaya menumbuhkan kepedulian dan upaya penyelamatan lingkungan, yang kian rusak setiap tahun.

PKS juga menggelar kegiatan lain seperti demo kreatifitas pemanfaatan sumber daya alam yang bernilai ekonomis, yaitu cara pembuatan produk dari eceng gondok serta lomba peduli lingkungan, melalui lomba melukis dan mewarnai tingkat TK dan SD.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Gorontalo, Abdurahman Bachmid, mengatakan PKS Gorontalo sangat konsen dalam pengembangan potensi wanita Gorontalo, dan tidak terjebak dalam sikap ekstrim yang bertentangan dengan fitrah, agama dan kultur yang ada.

” Daerah ini tidak akan maju kecuali kalau perempuannya bisa maju,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Gorontalo itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: