Jalan Lingkar Danau Limboto

Jalan Lingkar Danau Limboto

(Judul asli: Gorontalo Butuh Tokoh Sentral Yang di Segani)

Sumber:http://www.mail-archive.com/gorontalomaju2020@yahoogroups.com/msg04370.html

Taufik Polapa, Fri, 15 Feb 2008 17:18:23 -0800;

” ……………Di era Tahun 60-an Danau Limboto masih bisa mencapai kedalaman 18 METER, bandingkan saat ini yang konon katanya hanya mencapai 3 Meter. dan Pada Jaman Dahulu Danau Limboto masih bisa di lalui oleh Kapal2 Dagang Belanda VOC utk berlayar(dan itu di amini oleh Pak Kadir BULOTO tokoh masyarakat GTLO d MKS), tapi sekarang Kondisi Danau Limboto sudah semakin Memprihatinkan. Bahkan terkesan tdk terurus………”

Mukti Syarif Rivai, Fri, 15 Feb 2008 18:25:26 -0800:

“Di era Tahun 60-an Danau Limboto masih bisa mencapai kedalaman 18 METER, bandingkan saat ini yang konon katanya hanya mencapai 3 Meter. dan Pada Jaman Dahulu Danau Limboto masih bisa di lalui oleh Kapal2 Dagang Belanda VOC utk berlayar(dan itu di amini oleh Pak Kadir BULOTO tokoh masyarakat GTLO d MKS), tapi sekarang Kondisi Danau Limboto sudah semakin Memprihatinkan. Bahkan terkesan tdk terurus.”

Sorry OOT, saya kurang tertarik ke masalah poltiknya karena sudah lama tidak  menyimak,

Info menarik buat saya justru sejarah Danau Limboto, saya coba search di Gogle  earth, ternyata Danau Limboto yang ada saat ini dikelilingi bukit dan gunung  dengan satu arah masuk dari pelabuhan gorontalo, Kalau Jaman VOC masuk Gorontalo (sekitar abad ke 17?) kapal-kapal nya bisa masuk ke danau limboto berarti kota gorontalo yang ada sekarang masih berupa  lautan? atau kita ambil tahun yang lebih lama lagi, abad ke 15 VOC mulai masuk nusantara, apa dataran Gorontalo belum exist saat  itu?
Orang-orang geologi mungkin ada yang bisa memberi pencerahan tentang ini,  terima kasih.

Tapi apapun itu kebenaran sejarahnya, Selamatkan Danau Limboto, cuma itu danau  yang ada di Gorontalo.

Wassalam,
Ari

Taufik Polapa, Sun, 17 Feb 2008 17:56:51 -0800

Bung Ari,

Mungkin ada benarnya juga analisa anda Mungkin Di Abad ke-12 Gorontalo masih menjadi Lautan.

Dan di harapkan kepada Ibu Amanda Katili bisa mengSharing kepada GM2020 mengenai “Propinsi Gorontalo Dalam Ilmu Geologi Berdasarkan Pendapat Prof.Dr.John Katili”

Karena saya pernah mendengar dari Cerita Orang Tua2 Dulu bahwa Gorontalo Ibaratnya seperti Daerah yang yang di atas Piring dimana Gorontalo pada bagian Bawahnya hanya di Topang oleh 2 Buah Tiang Penyangga jauh dibawah dasar Laut.

Sehingga Boleh di Katakan Gorontalo Ke depan akan menjadi Daerah Bencana dan Bisa Jadi 100 Tahun Lagi Gorontalo akan menjadi Lautan.

Benar Apa tidak hanya para Ilmuwan yang bs membuktikannya.

Di awal Pemerintahan Fadel setelah beberapa Bulan Fadel di Lantik Menjadi Gubernur Propinsi Gorontalo menurut cerita Fadel Sempat Menelpon Prof.John Katili menanyakan tentang Gorontalo di Mata sang Professor Katili. Ada juga cerita yang mengatakan Professor Katili menyarankan kepada FADEL agar jangan Berani Menerima Investor Utk melakukan Pengoboran Minyak di POHE karena di di Khawatirkan Gorontalo akan tenggelam.

Sehingga pada waktu itu Investor yang akan masuk ke Gorontalo utk melakukan Pengoboran Batal melakukan Investor dan Beralih ke Daerah LUWUK-Banggai. Mengenai Kebenaran Cerita Ini mungkin Para Tokoh2 Seperti OM Hengky bisa meluruskan cerita saya di atas dan mungkin saja tahu dan paham betul mengenai Cerita Gorontalo Bak di Atas PIRING.

Bahkan di Khawatirkan Gorontalo di atas 100 tahun ke depan akan bernasib SAMA dengan Pulau Una-Una. Boleh Percaya Boleh Juga Tidak.

Mungkin Teman2 GM2020 yang pernah berada di Gorontalo di tahun 1990-1993 dimana kita kenal GEMPA tektonik? masih ingatkah Teman2 dengan Gerakan Gempa pada saat itu ? yang kalo di ingat Gempanya terjadi hanpir sepanjang Hari dan Gempanya Gerakannya bukan terjadi Kemiringan permukaan Tanah seperti Gempa2 di daerah Lain. Tp Gempa di Gorontalo Seperti Orang ada Ba Aya di atas Sisiru, nintau apa dp Bahasa yang pass nya. itu menandakan Apabila terjadi Kejadian yang Hebat di Bawah Laut Maka Gorontalo Akan Mendapat Efeknya dari kejadian Bawah Laut tersebut.

Teruss…. Apakah Adakah Penilitian yang Fokus terhadap Ini ? Apakah Benar Gorontalo Ibaratnya Berada di atas Piring yang di Sanggah oleh 2 Buah Penopang di bawah Laut ?? Jika itu Benar … Maka Gorontalo kita yang tercinta kemungkinan Bisa Bernasib Sama dengan PULAU UNA-UNA yang sekarang sudah menjadi LAUTAN.

Maaf saya bukan Ahli di Bidang ini tp berusaha mengangkat Fenomena cerita2 yg berkembang ttg Kondisi Geografi Gorontalo, dan semoga ada yang Ahli di GM2020 bisa memaparkannya sehingga tdk menjadi tanda tanya buat saya Pribadi, dan Masyarakat Gorontalo lainnya.

Wassalam

Taufik Polapa

Ashab Alie, Tue, 26 Feb 2008 20:26:23 -0800:

Ass wr wb

Pak Henk yth,

Mungkin analisa anda benar dan saya juga punya pendapat yang hampir sama bahkan lebih ekstrim bahwa sebelumnya Kota Gorontalo itu adalah bagian dari Danau Limboto, karena dari beberapa sample geologi bebatuan dan tanah yang  diambil di kota dan juga beberapa lokasi di bone bolango dan kabupaten gorontalo menunjukan ada kesamaan. Sehingga kesimpulannya bahwa pendangkalan danau limboto itu sudah berlangsung berabad-abad yang lalu sehingga menyisakan  kondisi danau seperti sekarang ini.

Oleh sebab itu kita sebagai generasi penerus harus menjamin jangan sampai danau limboto hilang karena pendangkalan, mari sama-sama kita perjuangkan.  Kita bisa mengambil contoh apa yang dilakukan oleh pemerintah Prov Sulut terhadap danau Tondano. Mereka memberi batas danau tondano dengan membangun   jalan melingkar yang bisa dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Nah Danau limboto bisa juga dibuat demikian. Pemerintah Provinsi Gtlo, Pemda Kota Gorontalo dan Kab Gorontalo secara bersama-sama membangun jalan lingkar danau  limboto. Lokasi yang dibangun pada batas danau yang ada sekarang, tidak perlu kita kembali mencari batas danau tahun-tahun sebelumnya. Kemudian Pemprov harus membuat perda dalam rangka melindungi danau ini dan juga pemprov dan kabupaten serta kota melakukan penanaman disekeliling danau kira-kira 100  mt  dari jalan lingkar dengan tanaman keras bisa juga dengan tanaman produktif, selanjutnya pemerintah melarang masyarakat memanfaatkan daerah yang ditanami tersebut.

Menyambung pemikiran bahwa Gorontalo sebagai piring oleh Bung Henk, saya lebih melihat bahwa Gorontalo itu berada diatas kepundan Gunung yang cukup tinggi dimana kaki gunungnya berada jauh didasar laut. Teori ini mungkin benar  karena dapat kita lihat bahwa rata-rata pantai di Gorontalo itu hanya + 10 mtr
kemudian langsung curam sampai dikedalaman laut, hal ini bisa kita amati pantai  dari pelabuhan Gorontalo sampai di daerah iluta. Nah mungkin ada pemikiran lain !!!!

Wassalam
AA

R. H. Uno, Wed, 27 Feb 2008 01:42:42 -0800:

JALAN LINGKAR DANAU LIMBOTO

Saaangat setuju pak, ide yang sungguh bagus. Lupakan saja batas aslinya karena atiolo sudah ada rakyat miskin yang menjadikannya lahan hidupnya turun temuru.

Wass. OH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: