Sungai Bionga (1)

Sungai Bionga

Sumber: Profil Sungai Gorontalo, Balihristi, 2008.

A. Deskripsi

Sungai Bionga berada di desa Biyonga Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo dengan Panjang Sungai 32,16 Km 2. Sungai ini termasuk tipe subsekuen -permanen dengan bentuk (V). Sungai Bionga mempunyai kedalaman mencapai 30 cm pada bagian hulu dan bagian hilir 40 cm, lebar sungai bagian hulu 26,6 m dan bagian hilir 42 m. Kecepatan arus 0,50 m3/detik bagian hulu dan 0,71 m3/detik bagian hilir.

Kondisi sempadan sungai pada bagian hulu dan tengah relatif baik. Kondisi tebing sungai relatif datar dengan sempadan sungai, batas sungai tidak jelas dengan sempadan sungai. Sempadan dipergunakan sebagai lahan perkebunan dan perumahan. Lebar sempadan tidak memadai memungkinkan terjadinya infiltrasi, menimbulkan banjir, tebing di sisi luar sempadan terlindung dari pengikisan dan erosi Tebing relative tidak kuat karena tidak ditunjang oleh vegetasi.

Pada bagian Hilir kondisi sempadan tidak berfungsi dengan baik akibat Pentaludan dan pemanfaatan bantaran untuk permukiman serta industri rumah tangga.

B.Nilai, Fungsi dan Manfaat

Sungai Bionga memiliki nilai penting bagi kehidupan masyarakat Kab Gorontalo. sungai Bionga berfungsi sebagai area konservasi yang dikelola untuk mempertahankan kondisi lingkungan Daerah Aliran sungai agar tidak terdegradasi, wilayah ini menyimpan air (debit), dan curah hujan dengan tutupan vegetasi lahan yang memadai.

Bagi masyarakat kabupaten Gorontalo sungai Bionga bermanfaat bagi kepentingan sosial dan ekonomi, kebutuhan pertanian, air bersih, serta pariwisata.

C. Flora dan Fauna

Aliran sungai Bionga merupakan suatu kesatuan dari DAS Limboto. Jenis flora dan fauna yang terdapat di aliran sungai Bionga berasal dari bagian hulu sampai hilir di danau limboto. Pada bagian hulu banyak didominasi oleh jenis kayu-kayuan, sedang bagian hilir banyak didominasi tanaman budidaya.

Pada kawasan aliran sungai Bionga tidak terdapat jenis-jenis mamalia endemik dengan  tingkat populasi yang tinggi. Karena adanya aktifitas masyarakat yang membuka lahan  pada kawasan hutan yang terdapat di desa Bionga kecamatan Limboto menyebabkan  terganggunya habita jenis burung di dalam kawasan tersebut. Jenis-jenis fauna lainnya:  kelompok amfibi, reptil, Aves dan invertebrata. Sedangkan hewan peliharaan masyarakat yang banyak terdapat di kawasan bagian hilir antara lain : sapi, ayam, kambing dan babi.

D. Isu Permasalahan & Upaya Peningkatan Konservasi Lingkungan Sungai Daerah aliran sungai Bionga merupakan sungai yang paling banyak meyumbang sedimentasi kearah danau limboto. Pentaludan dan pemanfaatan bantaran untuk permukiman serta industri rumah tangga membuat sempadan tidak dapat berfungsi dengan baik dan Sempadan tidak mampu lagi berfungsi sebagai daerah infiltrasi, pemeliharaan aliran dasar sungai, serta ruang bagi sungai untuk bergerak secara lateral tidak memadai akibat pentaludan tebing sungai dan pembangunan konstruksi permanen di daerah bantaran.Gambar 1 Kondisi Sungai Biyonga saat musim kemarau

Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo melalui dinas Kehutanan Kabupaten dan Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Bone Bolango telah melakukan upaya konsevasi berupa program GERHAN 2007. Selain itu dalam rangka pencegahan sedimentasi dan erosi tersebut dilakukan beberapa upaya : (a) Pemasangan tanda larangan untuk memasuki kawasan hutan, (b) Melakukan sosialisasi di masyarakat, (c) Memberdayakan masyarakat dalam program GERHAN dan pengawasan.

 

E. Kualitas Air

Berdasarkan perhitungan terhadap indeks pencemar, kualitas air di sepanjang hulu hingga hilir  sungai Biyonga berada pada status tercemar ringan. Pemantauan terhadap parameter Fisik  dan Biology air sungai Biyonga menunjukan bahwa pH berada pada taraf ringan kriteria mutu  air kelas I dan II (7,24 ). Demikian halnya konsentrasi yang terukur pada titik sampling BOD (0,92  mg/l), Chemical Oxygen Demand (COD) 2.3 mg/l , konsentrasi zat padat (Total Suspended Solid) tergolong rendah 22 mg/l, NO2 <0.01, NO3 (nitrat) 0.4 ml/g dan NH3, 0.18 persen. Konsentrasi fecal coli dan total coliform air masih tergolong rendah

klik gambar untuk memperbesar

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: