Menteri Negara LH

Sambutan Menteri Negara Lingkungan Hidup Pada  Pembukaan Konferensi Nasional Danau Indonesia II  Semarang, 13 Oktober 2011 

Oleh: Prof. Dr.I r. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S

Download:  Sambutan MENLH_KNDI II_2

Yang terhormat,

Ketua Komisi VII DPR-RI,

Para menteri atau pejabat yang mewakili Kementerian Pekerjaan Umun, Kehutanan, Pertanian, Kebudayaan dan Pariwisata, Dalam Negeri, Kelautan dan Perikanan, Energi dan Sumberdaya Mineral, serta Riset dan Teknologi,

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, para Gubernur atau pejabat yang mewakili 15 danau prioritas,

Asisten Teritorial Panglima TNI,

Bupati Semarang atau Para Bupati/Walikota yang mewakili 15 Danau Prioritas,

Rektor Universitas Diponegoro,

Para kepala Dinas, Badan atau SKPD provinsi, kabupaten atau kota,

Para penyaji/narasumber/moderator, lembaga penelitian, LSM, tokoh masyarakat, pemerhati lingkungan

Para hadirin peserta konferensi danau yang yang tidak bisa saya sebut satu persatu yang saya hormati.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh,

Selamat Siang, Salam Sejatera bagi kita semua,

Pertama, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat-Nya kepada kita semua sehingga pada hari ini kita masih diberikan kesempatan untuk bertemu pada acara Konferensi Nasional Danau Indonesia (KNDI) II di Semarang, Jawa Tengah.

Hadirin yang saya hormati,

Konferensi Nasional Danau Indonesia yang ke dua (KNDI II) ini merupakan kegiatan dua tahunan yang merupakan rangkaian konferensi yang tidak bisa dipisahkan dengan Konferensi Nasional Indonesia (KNDI) I di Bali pada tanggal 13 Agustus 2009 yang telah melahirkan Kesepakatan Bali tentang Pengelolaan Danau Berkelanjutan. Kesepakatan Bali tersebut ditandatangani oleh 9 Menteri, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Negara Riset dan Teknologi, serta Menteri Dalam Negeri, Tujuan Kesepakatan Bali tersebut adalah untuk mewujudkan pengelolaan danau berkelanjutan serta mengantisipasi perubahan iklim global, maka kita perlu mempertahankan, melestarikan dan memulihkan fungsi danau berdasarkan prinsip keseimbangan ekosistem dan daya dukungnya. Memperhatikan komitmen yang telah disepakati pada KNDI I tersebut,  maka pada KNDI II ini adalah ajang yang tepat untuk kembali mengingatkan diri kita untuk segera bergerak bersama-sama, memadukan langkah tindak program dan kegiatannya untuk melaksanakan komitmen penyelamatan danau.  Oleh karena itu tema Langkah Nyata Penyelamatan Danau yang kami gunakan pada Konferensi Nasional Danau Indonesia II ini diharapkan menjadi mmomentum penting untuk memadukan langkah gerak para pihak demi menyelamatkan danau di Indonesia.

Hadirin yang berbahagia,

Hari  ini kita bertemu di tempat yang sangat penting ini, di Semarang dalam rangka mencapai tujuan mulia kita menyelamatkan danau di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa danau prioritas yang telah disepakati pada Kesepakatan Bali tahun 2009 telah menunjukkan kondisi yang sangat memperihatinkan.  Danau-danau tersebut diantaranya adalah Danau Toba, Danau Maninjau, Danau Limboto, Danau Poso dan Danau Rawapening.  Penyelamatan danau-danau tersebut tidak dapat ditunda-tunda lagi.  Kondisi Danau Rawapening saat ini telah berada pada kondisi akut, jika kita tidak berbuat sesuatu maka pada tahun 2021, Danau Rawapening akan menjadi daratan. Untuk menyelamatkan Danau Rawapening maka KLH bersama pihak-pihak terkait, seperti Universitas Diponegoro, 9 (sembilan) sektor terkait, SKPD di tingkat pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang telah menyusun Rencana Aksi Penyelamatan Danau Rawapening.  Harapan kami, Rencana Aksi ini dapat menjadi panduan berbagai pihak dalam merencanakan, melaksanakan serta memadukan program dan kegiatannya dalam upaya langkah tindak penyelamatan Danau Rawapening. Selanjutnya apa yang telah kami terapkan di Danau Rawapening dapat menjadi model yang dapat direplikasikan ke 14 (empat belas) danau prioritas lainnya dengan memperhatikan kondisi dan permasalahan di masing-masing danau prioritas tersebut.

Hadirin yang saya hormati,

Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Tengah; Bapak H. Bibit Waluyo, Bupati Semarang; Bapak. Dr. H. Mundjirin ES, Sp.OG, Aster Panglima TNI, Bapak Langgeng Sulistyono, yang telah membantu terselenggaranya acara Konferensi Nasional Danau Indonesia II ini.  Tanpa kerjasamanya dari Bapak-Bapak sekalian acara ini tidak akan dapat terselenggara dengan baik. Saya sampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya terhadap upaya yang telah dilakukan untuk menyelamatkan Danau Rawapening.  Bapak Gubernur dan Bapak Bupati Semarang telah memberikan waktu, tenaga, dan pikirannya yang amat besar bagi upaya penyelamatan Danau Rawapening.  Aster Panglima TNI bersama jajarannya pun saat ini juga telah bergerak bersama-sama masyarakat mengendalikan eceng gondok di Danau Rawapening.  Kerjasama Ini adalah bukti nyata bahwa antara pemerintah, TNI, swasta, perguruan tinggi dan masyarakat adalah mitra yang tepat dalam mewujudkan langkah percepatan penyelamatan danau di Indonesia.  Saya juga menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada Komisi VII DPR RI yang telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Kawasan 15 Danau Prioritas.    Pembentukan Panja tersebut adalah bentuk perhatian dan dukungan yang amat besar dari DPR RI kepada upaya penyelamatan 15 danau prioritas.

Hadirin yang saya hormati,

Dengan momentum Konferensi Nasional Danau Indonesia II   dan dengan kesadaran yang sangat tinggi akan pentingnya danau sebagai suatu ekosistem penyangga kehidupan, untuk saat ini dan masa yang akan datang, maka dengan mengucapkan Bismillaahi rohmaanirrohiim   Konferensi Nasional Danau Indonesia II, dengan tema Langkah Nyata Penyelamatan Danau, sekaligus peluncuran Gerakan Penyelamatan Danau Indonesia ini dengan resmi kami buka.

Semoga Allah SWT selalu melimpahkan rahmat, taufik dan hidayahnya kepada kita semua. Amin.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Semarang,  13  Oktober  2011

Menteri Negara Lingkungan Hidup

Prof. Dr.I r. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: