Fitryane Lihawa

Pengaruh kondisi lingkungan DAS dan penggunaan lahan terhadap hasil sediment pada DAS Alo-Pohu Proovinsi Gorontalo.  (Disertasi)

Oleh: Fitryane Lihawa, Pascasarjana UGM

Tanggal Promosi : Jum’at, 14 Agustus 2009

Sumber:http://pasca.ugm.ac.id/id/

Abstraksi :

Penelitian ini dilaksanakan di DAS ALo-Pohu Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji pengaruh lingkungan DAS dan penggunaan lahan terhadap tingkat erosi permukaan, serta mewujudkannya dalam suatu sebaran spasio-temporal sebagai sumber sedimen; (2) mengkaji pengaruh lingkungan DAS dan penggunaan lahan terhadap hasil sedimen dan nisbah pelepasan sedimen serta mewujudkannya dalam suatu sebaran spasio-temporal; (3) mengkaji hubungan antara kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan erosi permukaan dan hasil sedimen; (4) merekomendasikan manajemen pengelolaan lingkungan DAS dan penggunaan lahan untuk mengantisipasi bahaya erosi dan sediment.

Penelitian erosi dilakukan dengan pendekatan unit lahan dan penelitian sediment dilakukan dengan pendekatan daerah aliran sungai (DAS) sebagai satuan ekosistem DAS. Sampel untuk lokasi plot erosi ditentukan secara area purposive sampling dengan mempertimbangkan unit lahan di lokasi penelitian, pengambilan sample air untuk mengukur konsentrasi sedimen dilakukan dengan cara Equal-Width-Increment (EWI) dan sampel responden untuk menjaring data sosial-ekonomi dilakukan dengan metode aksidental. Pengumpulan data kondisi lingkungan DAS dan penggunaan lahan diperoleh melalui interpretasi Peta RBI, Citra Landsat. Erosi permukaan dilakukan pengukuran langsung dengan 10 (sepuluh) plot erosi yang dipasang pada unit-unit lahan. Data sediment dilakukan dengan pengambilan sampel air pada bagian hulu, tengah dan hilir sungai untuk kemudian dianalisis di laboratorium guna menghasilkan konsentrasi sediment dan ukuran butir sedimen. Analisis data erosi permukaan dan hasil sediment dilakukan secara rasio-temporal dengan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan analisis data sosial-ekonomi masyarakat dilakukan secara deskriptif. Pengujian hipotesis tentang pengaruh kondisi lingkungan DAS dan penggunaan lahan terhadap erosi permukaan, hasil sedimen dan nisbah pelepasan sedimen dilakukan dengan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kondisi lingkungan DAS dan penggunaan lahan terhadap erosi permukaan. Erosi terbesar terjadi pada unit lahan tanah terbuka (lahan berro dengan kemiringan lereng curam (25-45%), dan erosi terendah terjadi pada lahan semak belukar dengan kemiringan lereng datar (0-8%). Besar erosi permukaan adalah 122,24 to/ha/tahun. Hasil sedimen pada DAS, Alo-Pohu secara signifikan dipengaruhi oleh debit aliran, luas DAS, persentase tanah terbuka dan kerapatan drainase. Besarnya hasil sedimen adalah 38,68 ton/ha/tahun. Nisbah pelepasan sediment di DAS Alo-Pohu secara signifikan dipengaruhi debit aliran, bentuk DAS dan kerapatan drainase. Nisbah pelepasan sediment pada DAS Alo-Pohu adalah 0,32. Peranan faktor social ekonomi dalam hubungannya dengan erosi dan hasil sediment didasari oleh kepentingan pengelolaan lahan untuk pertanian dan pemukiman. Tingkat pendidikan dan pendapatan yang rendah mendorong terjadinya pembukaan lahan sebagai upaya untuk peningkatan pendapatan rumah tangga.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: